Fans Use the Internet How to Acquire Football Shirt

Diposkan oleh Viva Bola on 06 April 2014

More especially currently, football tops are not simply put on in the game from the gamers; the particular fans too, are typical equipped and roaring. These kinds of enthusiasts spare the time and money to purchase little league jacket they could put on on the sport. Weight loss folks desire donning cycling jerseys as a symbol of assistance for squads, the excitement has become popular. Individuals of any age and ethnicities are located wearing tops but the phenomenon has obtained to the younger, college-going children.

The particular revenue in the football tops achieve a lot more energy whenever intercontinental game titles like the World Pot as well as the Western european Competition will be in your offing. People go for the football stores to acquire soccer jacket a few months prior to these kind of contests. Sporting activities outlets get ready in advance and so they put on extra your jerseys given that they know how higher the interest in choices. Those that can afford it choose your genuine ones. Fundamental essentials initial soccer tops used through the players. A large number of cycling jerseys are generally sold on maximum prospective buyer. The costs usually find yourself escalating with there being countless serious followers that could destroy just to buy little league jersey for their series.

Authentic tops can also be donned even with the actual little league period ends. The brilliant shades the short-sleeved tops have got are great accessory an attractive persons ensemble. Since the materials of these t shirts are usually mild, they may be a lot comfortable to wear delicately or perhaps in the course of productive days and nights. If you wish to buy an authentic jacket, it's best to navigate to the well-liked stores that carry such products or get straight to the particular crew's goods store for their recognized gears. The values may be escalating as these are the real bargains. Some of these shirts tend to be signed too.

Besides the originals, you'll find replications . in which promote less expensive. These are generally popular as effectively since you can now get one as well as collect as much as he is able to to fit every game they timepieces. Customers must be cautious about replications . that can be purchased since real - these are priced greater compared to what they must be marketed pertaining to. You dont want to turn out spending money on a duplicate that may shortly acquire outdated with the season's stop. A lot of the soccer shops will have their particular online stores way too. This makes it easier for those to purchase football shirt given that they may only join for an consideration to see the entire directory involving soccer cycling tops offered. Many shops have most manufacturers, clubs, as well as international locations therefore a lover will get his or her face to face numerous jerseys because he can easily.

Your little league shops' websites ensure it is simple because they have a wagon which you could sum up all of your clicked cycling tops. After take a look at, you will end up offered the payment assertion you'll be able to spend by way of collateralized bank card on the web amenities. jersey bola, baju murah online, baju bola
Baca SelengkapnyaFans Use the Internet How to Acquire Football Shirt

Ajax Amsterdam Akan Kunjungi Indonesia

Diposkan oleh Rayatalit on 05 April 2014

KLUB raksasa asal Belanda Ajax Amsterdam akan melakoni laga persahabatan sepak bola melawan tim Indonesia. Kedatangan de Amsterdammers pada Mei juga diikuti dengan coaching clinic bagi pemain muda.

Indonesia dipastikan bakal kedatangan salah satu klub raksasa asal Belanda Ajax Amsterdam pada Mei mendatang. Selama di tanah air, de Amsterdammers akan melakoni satu atau dua laga persahabatan.

CEO Nine Sport Inc, Arif Putra Wicaksono mengatakan Ajax akan melakoni 1-2 laga persahabatan dengan tim di Indonesia. Mengenai kepastian tanggal kedatangan, Arif mengaku belum tahu.

“Skuad inti Ajax akan menyudahi musim ini dengan perjalanan ke Indonesia pada bulan Mei. Kepastian selengkapnya akan diumumkan di kemudian hari. Ajax akan bermain satu atau dua pertandingan persahabatan di Indonesia, dan juga menyelenggarakan klinik bagi pemain usia muda lokal dan latihan terbuka,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (4/4).

Dikatakan Arif Ajax adalah sebuah brand yang telah menjadi pionir dalam memasuki era sepakbola modern yang siap untuk industri global. Hal tersebut dapat dilihat dari manajemen yang lebih kreatif, serta profesional dalam mengeksploitasi sisi komersial klub, baik di dalam maupun di luar negeri.

“Gaya bermain Ajax yang menyerang secara maksimal membuat pertandingan sepakbola menjadi jauh lebih menarik. Hal tersebut ditambah dengan banyaknya bintang di lapangan bola membuat Ajax memiliki fans yang berlimpah. Selain itu, jika kita bicara tentang pengembangan usia muda (youth development), Ajax juga merupakan salah satu klub yang terbaik di dunia. Jangan lupa dengan filosofi Totaal Voetbal,” katanya.

Kunjungan ke Indonesia merupakan pengalaman kedua bagi Ajax. Sebelumnya, mereka pernah melakoni pertandingan persahabatan dengan Persija di Jakarta dan PSSI Wilayah 1 di Medan pada tahun 1975 silam.

Ajax Amsterdam adalah salah satu klub tersukses di Belanda dan Eropa. de Godenzonen berhasil mengoleksi 32 gelar juara Eredivisie Belanda, 18 titel juara KNVB Cup serta empat trofi Liga Champions.

Tak hanya itu, Ajax juga terkenal dengan gudangnya pemain muda berbakat. Sejumlah nama tenar pernah dilahirkan oleh akademi sepak bola Ajax, mulai Johan Cruyff, Dennis Bergkamp, Clarence Seedorf hingga Patrick Kluivert, mereka semua pernah memakai baju Ajax.
Baca SelengkapnyaAjax Amsterdam Akan Kunjungi Indonesia

Tingkat Kesalahan Timnas Makin Berkurang

Diposkan oleh Viva Bola on 29 March 2014

SEUSAI program Tur Nusantara pelatih timnas Indonesia U19, Indra Sjafri membeberkan hasil evaluasi pemain. Indra menyebut VO2Max meningkat dan tingkat kesalahan pemainnya sudah berkurang dari sebelumnya.

Tur Nusantara merupakan bagian dari pemusatan latihan (training center/TC) tahap kedua sebagai persiapan jelang tampil di putaran final ajang Piala Asia U19, yang akan digelar di Myanmar pada Oktober 2014. Timnas U19 melakukan serangkaian laga uji coba dengan berbagai klub di seluruh Tanah Air. Pada TC tahap pertama yang digelar di Batu, Jawa Timur pada Desember tahun 2013 lalu difokuskan untuk meningkatkan kondisi fisik pemain.

“Pada TC Tahap pertama, kami menekankan kepada peningkatan fisik. Sebanyak 33 pemain dites VO2Max dan hasilnya naik 5 digit. VO2Max bukan satu-satunya ukuran. Asam Laktat juga pengaruh kondisi fisik,” kata pelatih timnas Indonesia U19, Indra Sjafri dalam jumpa persnya di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Jumat (28/3).

Indra mengatakan bahwa VO2Max tertinggi per Jumat kemarin ada pada Evan Dimas yaitu di angka 62,37. Sedangkan yang terendah dua pemain yang kami rekrut dari Yogyakarta, yaitu Martinus dan M. Zamzami. Selain dua itu, penjaga gawang di atas 55. Rata-rata keseluruhan 58.

Di samping itu, Indra mengatakan tingkat kesalahan pemainnya sudah berkurang dari sebelumnya, yakni saat di kualifikasi Piala Asia U19. “Dan saat ini tingkat kesalahan dalam setiap pertandingan adalah 20 persen. Tapi dalam penguasaan bola kita di atas rata-rata 600 sentuhan di setiap pertandingan,” katanya.

Meski terjadi peningkatan dalam penguasaan bola dan memiliki banyak peluang, skuad Garuda Muda memiliki kekurangan dalam hal menciptakan gol. “Dari 13 pertandingan, peluang tercipta 270 kali. Tapi, yang jadi gol hanya 20 dan 1 ketika di laga melawan Persiba yang batal. Ini yang jadi pekerjaan rumah kami. Peluang banyak, tapi gol tercipta hanya 20. Kalau dibagi, dalam setiap laga 1,17 gol. Sangat sedikit,” ujarnya.

Indra menyebut Fahmi Al Ayubbi (Pra-PON Jatim) dan Muhammad Rio Saputra (Persijap U21) dicoret dari timnas. Mantan pelatih PSP Padang itu hanya mengatakan Fahmi dicoret karena alasan teknis sedangkan Rio dicoret karena alasan kesehatan.

Untuk, Martinus (Pra-PON DIY) dan Muhammad Hamdan Zamzami (PSS Sleman), meski masih berlanjut, tapi Indra tidak dibawa ke Timur Tengah untuk Umroh dan ujicoba. “Secara skill, kami memberikan kesempatan. Tapi, tidak kami bawa karena standar fisik mereka di bawah 29 pemain. Dari 11 item, VO2Max hampir di bawah, hanya 52. Itu di bawah kiper,” katanya. Badan Timnas Nasional (BTN) masih memberikan kesempatan kepada Martinus dan Zamzami sampai 20 hari ke depan.
Baca SelengkapnyaTingkat Kesalahan Timnas Makin Berkurang

Laga Uji Coba Persib vs Chonburi Batal Dilaksanakan

Diposkan oleh Viva Bola

Persib Bandung dipastikan batal terbang ke Thailand untuk melakukan laga uji coba lawan tim Chonburi FC yang diperkuat eks kiper Persib Bandung, Kosin Hathairattanakool, yang rencananya akan digelar pada 3 April mendatang.

Batalnya uji coba dengan tim asal Thailand tersebut diakui Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar lantaran terlalu mendesak, apalagi skuat Persib belum seluruhnnya memiliki paspor. Selain skuad Persib tidak lengkap karena beberapa pemain masih membela timnas Indonesia.

"Ya, soal ke Thailand, tadi malam (kemarin malam) agennya datang tapi saya katakan terlalu mendesak, apalagi Rudiana dan Sigit Hermawan belum memiliki paspor," ujar Umuh kepada wartawan di Bandung, Jumat (27/3).

Tim Persib sendiri kata Umuh sudah sangat siap untuk melakukan laga uji coba di Thailand yang dijadwalkan tanggal 3 dan 5 April mendatang. "Mungkin diundur hingga akhir April setelah pulang dari Gresik. Kita rencananya lawan Chonburi dan lawan satu lagi sedang dicari," terang Umuh.

Jika batal ke Thailand, Persib berencana melakukan uji coba dengan tim asal Ciamis atau Bali. Kesempatan ini juga akan digunakan untuk refreshing.

Pada kesempatan itu, Umuh kembali menyinggung soal kemungkinan Sergio van Dijk balik lagi ke Persib Bandung. Terlebih jajaran petinggi PT PBB sudah setuju jika pemain naturalisasi yang kini membela tim Sepahan FC, Iran itu kembali menjadi kekuatan Maung Bandung.

"Kita harus buat surat dulu ke Sepahan untuk mengajukan Sergio. Kalau sudah beres dan tidak ada masalah, kemungikinan Sergio kembali ke Persib," ujar Umuh.

Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman mengakui jika rencana Persib melancong ke Thailand untuk melakukan serangkaian uji coba batal digelar. Namun Djanur sapaannya enggan membeberkan batalnya tim Persib ke Thailand.

"Lawan Conburi batal karena persiapan saja mepet, kalau tim siap, namanya juga wacana, bisa saja batal. Tapi Rabu nanti kita akan uji coba dengan tim yang tingkatnya lebih naik, nama tim lawannya nanti saja

Sedang hari ini (Sabtu, 28/3) Atep dkk lanjut Djanur akan melakukan uji coba dengan tim PS Setia Bandung yang rencananya digelar di Stadion Persib Ahmad Yani Bandung atau Stadion Siliwangi Bandung.
Baca SelengkapnyaLaga Uji Coba Persib vs Chonburi Batal Dilaksanakan

Persijap vs Persik : Dua Tim Miskin Mengais Poin

Diposkan oleh Rayatalit on 09 March 2014

Persik Kediri akhirnya menemukan lawan yang senasib di Indonesia Super League (ISL) 2014. Senin (10/3) nanti Persik bakal menghadapi tim yang berstatus juru kunci klasemen sementara, yakni Persijap Jepara di Gelora Kartini.

Kedua kubu masuk kategori tim miskin musim ini. Bukan hanya cekaknya sisi finansial, tapi juga miskin poin. Persik yang berada di urutan sembilan klasemen baru menabung dua angka, sedangkan Persijap baru menemukan satu angka dari lima laga.

Praktis, pertandingan nanti bakal menjadi momentum kedua tim sepakbola tersebut untuk menambah poin absolut. Walau Persijap bakal berstatus tuan rumah, mereka belum bisa diunggulkan secara mutlak jika dilihat dari lemahnya daya kompetitif yang telah ditunjukkan selama ini.

Persik sebagai tim pendatang masih memiliki peluang karena mereka terbukti bisa mendapat angka di luar sarang. Dua angka yang dikoleksi Macan Putih justru diperoleh dari pertandingan away, yakni saat melawat ke markas Persegres Gresik United dan Persita Tangerang.

Tak berlebihan jika tim asal Kota Tahu optimistis bisa kembali menambah angka. "Persijap kondisinya hampir sama dengan Persik. Saya rasa ada kans untuk mendapatkan poin di Jepara. Kami akan berupaya memanfaatkan momentum itu," kata Asisten Pelatih Persik Aris Budi Sulistyo.

Melihat timnya terbukti memiliki kemampuan mendapat poin di luar kota, Aris ingin timnya berupaya lebih keras untuk mendapatkan angka lebih banyak. Kemenangan? "Semoga ada kesempatan itu. Tapi terlebih dulu kami harus berusaha sebaik mungkin," tambahnya.

Sabtu (8/3), rombongan tim Macan Putih meninggalkan Kediri dan menuju Jepara dengan jalur darat. Menariknya, masih ada sosok striker Jean Paul Boumsong yang sebelumnya dikabarkan bakal dicoret. Rupanya staf pelatih masih memberikan kesempatan lagi pada eks striker Persebaya itu.

Walau telah mendatangan dua striker, Fortune Udo dan Firaol Likassa, Persik tampaknya masih menunggu perkembangan Boumsong yang batu pulih dari cedera. "Kami masih mempertimbangan opsi pencoretan pemain asing. Dilihat dulu bagaimana kemampuan mereka," ucap Aris Budi.

Dengan demikian ada lima pemain asing di tim ungu. Di lini tengah dan belakang ada Ngon Mamoun dan Michael Ndubuisi. Kelihatannya manajemen dan pelatih masih melakukan seleksi sebelum perekrutan pemain asing ditutup pada akhir Maret nanti.

Boumsong sendiri tampaknya bakal kembali menempati posisi sebagai striker utama di Jepara nanti. Bagaimana pun, dia adalah striker yang sudah bisa mencetak gol dibanding striker lokal macam Dimas Galih dan Dicky Firasat yang masih mandul.

Dari aspek produktivitas, Persik masih kalah dibanding Persijap Jepara, yakni tiga gol berbanding enam gol. Sedangkan angka kebobolan sama persis, yakni menelan 12 gol dari lima pertandingan. Statistik yang menggambarkan kesamaan nasib kedus tim papan bawah tersebut.
(okezone.com)
Baca SelengkapnyaPersijap vs Persik : Dua Tim Miskin Mengais Poin

Persebaya Surabaya Keok Hadapi Persela Lamongan

Diposkan oleh Rayatalit on 11 February 2014

Persela Lamongan sukses membungkam ambisi Persebaya Surabaya. Bermain di Stadion Surajaya, Senin (10/2/2014) malam WIB, Persela memberondong tiga gol tanpa balas ke gawang Persebaya. Adalah Bijahil Chalwa menjadi bintang kemenangan Persela pada laga kali ini. Pemain berusia 23 tahun tersebut mampu mencetak hat-trick dan hal itu dilakukannya pada babak pertama.

Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Persela tampil menekan sejak menit-menit awal. Peluang pertama diperoleh Arif Ariyanto pada menit ke-15. Namun, bola sundulannya masih melebar ke sisi kiri gawang Persebaya.

Meski materi pemain kalah kelas dari tim lawan, Persela mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya di jantung pertahanan lawan. Upaya mereka pun akhirnya membuahkan hasil setelah Chalwa mencetak gol pertamanya pada menit ke-27 seusai menerima umpan Zaenal Arifin.

Gol tersebut menambah motivasi para pemain Persela. Tujuh menit berselang bahkan mereka mampu unggul lagi setelah Bijahil Calwa sukses memaksimalkan umpan Adison Alves de Olivera untuk mengubah kedudukan menjadi 2-0.

Memasuki menit ke-39, Bijahil Calwa kembali membuat pendukung tuan rumah bersorak setelah memanfaatkan kesalahan kiper Persebaya, Fery Rotinsulu, saat mengantisipasi bola. Skor 3-0 pun bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, pelatih Persebaya , ahmad Darmawan, melakukan pergantian kiper. Ferry Rotinsulu ditarik keluar untuk digantikan Jendry Pitoy.Bajul Ijo pun mencoba mengambil inisiatif serangan lebih dulu di menit-menit awal babak ini.

Ancaman pertama Persebaya tercipta melalui aksi Manahati Lestusen pada menit ke-52. Sayang, bola tendangannya masih melayang di atas mistar gawang.

Setelah itu, sejumah serangan dilakukan kedua tim masih gagal dikonversikan menjadi gol. Skor 3-0 untuk Persela tetap bertahan hingga wasit meniup peluit akhir pertandingan.

Pelatih Persebaya, Rahmad Darmawan, mengakui permainan Persela sangat baik pada babak pertama. Menurutnya, serangan Persela membuat Manahati dan kawan-kawan panik sehingga sulit mengembangkan permainan.

"Harusnya kami tetap fokus, banyak long pass yang tidak perlu dilakukan anak-anak. Kami coba perbaiki permainan di babak kedua dengan membuat beberapa kombinasi di lini depan tapi tetap gagal cetak gol. Kami akui tidak ada faktor kelelahan, sebagai pelatih siap menang dan siap kalah, saya juga tidak akan pernah salahkan siapa pun," kata Rahmad seusai laga.

"Fery saya ganti karena kami tanya tidak siap, blunder untuk penjaga gawang bisa saja terjadi untuk siapa pun," tambahnya.

Sementara itu, pelatih Persela, Eduard Tjong, mengaku puas dengan kemenangan ini. Ia menilai, anak asuhnya tampil sangat baik karena telah mempersiapkan pertandingan ini secara maksimal.

"Pulang dari Papua kami memang persiapan untuk laga kandang. Main sayap, efektif, terimakasih pemain mau komitmen, dan fighting spirit tinggi meski ada yang tidak enak. Babak kedua agak turun tempo, mungkin kondisi fisik agak menurun," papar Eduard.

Kemenangan ini mampu mengantarkan Persela ke posisi lima klasemen. Untuk sementara mereka telah mengantungi raihan empat poin, tertinggal dua angka dari Persebaya yang tetap berdiri di puncak klasemen Indonesia Super League wilayah Timur.
Baca SelengkapnyaPersebaya Surabaya Keok Hadapi Persela Lamongan

Arema Tampil Luar Biasa, Kalahkan SFC di Jakabaring

Diposkan oleh Rayatalit on 10 February 2014

Arema Indonesia tampil luar biasa di Stadion Jaka Baring Palembang ketika menghadapi tuan rumah Sriwijaya FC kemarin (9/2). Pada pertandingan lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014 itu, Ahmad Bustomi dkk bermain seperti tanpa beban di kandang lawan. Serasa di kandang sendiri, Arema sukses menaklukkan Sriwijaya FC dengan skor 2-0 (2-0).

Bermain di kandang lawan tak membuat Arema ragu-ragu untuk melancarkan serangan. Dalam lima menit pertama saja, terhitung tiga kali peluang didapatkan tim berjuluk Singo Edan ini. Secara bergantian Cristian Gonzales, Alberto Goncalves, dan Dendi Siswanto merepotkan barisan bertahan Laskar Wong Kito. Namun Dewi Fortuna sepertinya belum berpihak pada Arema. Skor masih 0-0.

Sriwijaya FC sempat menyerang pada menit 6 melalui Siswanto. Namun tendangan pemain nomor 7 itu mudah diantisipasi oleh Kurnia Miega. Semenit berselang Arema nyaris menjebol gawang Sriwijaya FC yang dijaga Fauzi Toldo. Beruntung bagi Sriwijaya FC, sundulan Dendi Santoso membentur mistar.

Menit 13 Siswanto merepotkan barisan bertahan Arema. Dia melakukan aksi individu meliuk-liuk melewati beberapa pemain Arema. Namun tendangan keras yang dilesakkan Siswanto melaju tipis di samping kanan gawang Kurnia Miega.

Arema benar-benar tidak seperti bermain di kandang lawan. Pemain belakang, Thierry Ghatuessi bahkan sampai naik ke depan untuk membantu serangan. Menit 16 ia melesakkan tendangan keras, tapi tembakan pemain nomor 6 ini tepat di pelukan kiper Sriwijaya FC, Fauzi Toldo.

Di menit 18 Kurnia Miega kurang tepat dalam mengantisipasi serangan lawan. Bola liar diserobot Yohanis Nabar nyaris menjebol gawang Arema. Beruntung bola tidak menemui sasaran.

Serangan demi serangan terus dilakukan Arema. Usaha mereka berbuah hasil positif pada menit 21. Mendapat umpan dari Ahmad Bustomi, Cristian Gonzales yang berada pada posisi tepat langsung melepaskan sepakan maut dan gagal diantisipasi Fauzi Toldo. Gol mantan pemain Persik Kediri dan Persib Bandung ini sukses membuka skor menjadi 0-1 untuk Arema.

Arema nyaris memperbesar keunggulan di menit 25. Berawal dari penetrasi yang dilakukan I Gede Sukadana di kotak penalti, Erol Iba yang tertinggal beberapa langkah menjatuhkan Sukadana. Wasit melihat hal itu sebagai pelanggaran dan langsung menunjuk titik putih. Namun Ahmad Bustomi yang ditunjuk sebagai eksekutor gagal memanfaatkan peluang itu. Tendangannya melambung ke atas mistar Sriwijaya FC.

Gagalnya pinalti itu tak membuat mental Arema surut. Tim asuhan Suharno-Joko 'Getuk' Susilo ini berhasil menggandakan keunggulan di menit 35. Kemelut bola atas di mulut gawang Sriwijaya FC sukses ditanduk oleh Alberto Gonzalves dan mengoyak jala gawang Sriwijaya FC. Skor menjadi 0-2 untuk Arema. Kedudukan ini bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Arema tidak mengendorkan serangan. Menit 48 Arema hampir saja menambah gol. Mendapat umpan matang dari Gonzales, Beto tidak menerima bola dengan baik sehingga lepas begitu saja.

Arema terus menggempur pertahanan Sriwijaya FC dengan penuh percaya diri. Pada menit 77 giliran Samsul Arif yang unjuk kebolehan. Mantan pemain Persela Lamongan dan Persibo Bojonegoro ini melakukan penetrasi hingga depan gawang Sriwijaya FC. Namun penyelesaian akhirnya masih berhasil diamankan kiper Sriwijaya FC, Fauzi Toldo.

Tim kebanggaan warga Sumatera Selatan ini meski bermain sebagai tuan rumah, hanya sempat melakukan beberapa serangan saja. Itupun tidak terlalu membahayakan benteng pertahanan Arema yang dimotori Victor Igbonefo dan Purwaka Yudi.

Menit 85, kerjasama apik satu dua sentuhan yang dilakukan para pemain Arema sepertinya membuat para pemain Sriwijaya FC frustasi. Terbukti, mereka harus melakukan pelanggaran untuk menghentikan permainan cantik Arema. Cristian Gonzales dilanggar Alan Marta dan membuahkan tendangan bebas bagi Arema. Eksekusi langsung diambil oleh El-Loco sendiri, keras melaju ke sudut kiri gawang Sriwijaya FC namun masih berhasil ditepis Fauzi Toldo.

Tanpa gol tambahan, babak kedua berakhir dengan kedudukan 0-2 untuk Arema.
Baca SelengkapnyaArema Tampil Luar Biasa, Kalahkan SFC di Jakabaring

Persik Kediri Galau Tanpa Sponsor Besar

Diposkan oleh Rayatalit on 30 January 2014

Persik Kediri Krisis Keuangan Jelang ISL 2014. Persik Kediri belum sepenuhnya tersenyum saat mengawali Indonesia Super League (ISL) 2014. Aspek finansial belum mendapati sebuah solusi untuk mendanai klub dua kali juara Liga Indonesia. Sejauh ini Persik hanya sebatas mengoleksi sponsor kelas teri.

Sedangkan sponsor kakap belum satu pun yang masuk ke Stadion Brawijaya, walau sebelumnya ada sejumlah perusahaan yang dikabarkan bakak merapat. Sponsor yang dimiliki Persik hanyalah perusahaan lokal kecil di Kota Tahu.

Mereka antara lain dealer sepeda motor, perusahaan makanan, serta sumber dana lain yang tak begitu besar. Padahal untuk membiayai Macan Putih sepanjang ISL 2014, paling tidak dibutuhkan Rp12 miliar. Begitu kalkulasi Manajer Persik Anang Kurniawan.

"Persik butuh sekitar Rp12 miliar musim ini, termasuk untuk kontrak pemain. Belum ada sponsor utama dan baru mendapatkan beberapa sponsor kecil. Kami terus berupaya mendekati pihak-pihak yang potensial menjadi sponsor besar," jelas Anang Kurniawan, Rabu (29/1/2014).

Persik dalam masalah serius ketika APBD tak diperbolehkan membeaya sepakbola profesional. PT Gudang Garam juga menolak proposal kerjasama sebagai sponsor utama, padahal selama bertahun-tahun ikut mendanai Macan Putih, musim ini produsen rokok tersebut tidak tertarik mengirim uangnya ke Stadion Brawijaya.

Manajemen sempat mengklaim ada kesempatan menjalin sponsorship dengan sebuah perusahaan rokok lain dari luar Kediri. Tapi belakangan itu hanya gertak sambal alias strategi agar PT Gudang Garam mau menjadi sponsor lagi musim ini. Kabar itu tak ada kelanjutannya.

Kabar nyaris sama juga terjadi dalam pekan-pekan terakhir. Rumor yang berkembang, salah satu pengusaha media tertarik berinvestasi di Kediri dengan masuk ke tubuh Macan Putih. Nyatanya berita tersebut juga sebatas angin lalu.

"Jujur saja memang sejak dulu ada ketergantungan pada APBD dan Gudang Garam, sehingga Persik kurang belajar menggali dana dari sumber lain. Sedangkan saat tidak ada support dari Gudang Garam, kami agak kesulitan mencari solusi alternatif. Ada tapi tidak besar," terangnya.

Sementara, kabar dari internal Persik, tertundanya acara launching tim juga dipengaruhi situasi keuangan klub. Manajemen belum bisa menyodorkan kontrak karena finansial belum mencukupi. Alhasil, launching yang sedianya dihelat 26 Januari, ditunda hingga 31 Januari.

"Manajemen masih belum mempunyai dana untuk mengontrak pemain, makanya launching ditunda. Wong sampai sekarang belum ada sponsor besar kok. Kalau situasinya tidak ada perubahan, mungkin ya mencari hutangan untuk kontrak pemain," kata sumber di tim Persik.

Dengan asumsi nilai kontrak pemain rata-rata Rp300-400 juta saja, maka klub butuh minimal Rp4-5 miliar untuk kontrak pemain. Itu dengan perkiraan komposisi tim berjumlah 25 pemain. Sedangkan nominal itu belum tertutupi oleh sponsor-sponsor teri yang ada sekarang.
Baca SelengkapnyaPersik Kediri Galau Tanpa Sponsor Besar