Showing posts with label Persib Bandung. Show all posts
Showing posts with label Persib Bandung. Show all posts

Bukan Zamannya Nyanyikan Lagu Berbau SARA

Diposkan oleh Viva Bola on 24 September 2016

Bukan zamannya lagi menyanyikan nyanyian-nyanyian berbau sara saat mendukung Persib.

Pesan itu muncul pada acara "Fasilitas Pekan Temu Pemuda Komunitas Suporter Bola Bandung," di Jayakarta Hotel, Bandung, Sabtu (24/9).

"Sudah bukan saatnya menyanyikan lagu-lagu rasis di stadion," ujar Yana Umar, pentolan Viking, salah satu kelompok suporter Persib, di acara itu. Nyanyian bernada makian sering terdengar di stadion, terutama kala Persib melakoni laga kandang.

Sasarannya terutama untuk suporter dua tim yang selama ini dilabeli "musuh bebuyutan" Pangeran Biru, Arema Cronus dan Persija Jakarta. Bahkan, lagu bernada umpatan itu tetap terdengar meski Persib sedang bertanding melawan tim lain.

"Bobotoh harus lebih kreatif membuat chant untuk menyemangati Persib," kata dirigen Viking ini. Manajar Persib, Umuh Muchtar, mendukung niat baik bobotoh.

"Saya minta agar tidak ada lagi rasis. Bobotoh Persib mempunyai predikat suporter terbaik. Karena itu, ya mesti dipertahankan," ujar Umuh di acara yang sama.

Yana dan kawan-kawan bekerja sama dengan Dispora Kota Bandung untuk menggelar acara bertajuk "Suporter Sepak Bola Bandung yang Santun dan Beretika" ini.

Kadispora Kota Bandung, Dodi Ridwansyah, mengatakan, kerja sama dengan bobotoh ini demi mendukung usaha meredam aksi SARA di stadion.
"Kita harus mengurangi unsur SARA sehingga hanya mendengar lagu-lagu yang enak seperti di luar negeri," kata Dodi di sela-sela kegiatan itu.

Bahkan, pihaknya berencana untuk menggelar perlombaan penciptaan lagu tanpa unsur SARA. "Mari mulai hari ini untuk mengubah mental dan prilaku bobotoh agar semua melihat bobotoh bisa berlalu santun," ujar Dodi. (tribun)
Baca SelengkapnyaBukan Zamannya Nyanyikan Lagu Berbau SARA

Piala Bayangkara - Arema Indonesia Lebih Diunggulkan

Diposkan oleh Viva Bola on 03 April 2016

Arema Indonesia akan menghadapi Persib Bandung dalam final Piala Bhayangkara di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan Jakarta, Minggu (3/4) malam WIB. Dari polling yang dilakukan SportSatu.com, Arema sedikit lebih diunggulkan dalam laga final kali ini.

Pertarungan antara Arema Indonesia dan Persib Bandung di final Piala Bhayangkara diyakini akan sangat menarik. Arema berhasil lolos ke final Piala Bhayangkara setelah sukses menyingkirkan Sriwijaya FC di semifinal dengan kemenangan tipis 1-0. Gol yang dicetak Johan Alfarizie menjadi gol penentu yang membawa Arema kembali berpeluang menjadi juara.

Sebelumnya, Persib lebih dulu memastikan diri ke final setelah mengalahkan Bali United di semifinal. Sama seperti kemenangan Arema, Persib pun lolos ke partai final dengan kemenangan tipis 1-0 berkat gol yang dicetak Tantan setelah didahului dengan kemelut di depan gawang Bali United.

Pertandingan final antara Arema Indonesia dan Persib Bandung ini pun sudah dinantikan oleh banyak penikmat sepak bola nasional. Dua klub dengan atribut berwarna biru ini pun dikenal memiliki basis suporter yang luar biasa, Aremania dan Bobotoh.

Dari poling yang dilakukan oleh SportSatu sejak Sabtu (2/4), Arema lebih diunggulkan untuk menjuarai Piala Bhayangkara. Dari total 434 suara yang masuk, Arema berhasil unggul tipis atas Persib. Hasil polling yang dilakukan SportSatu memperlihatkan Arema diunggulkan dengan total suara 54 persen, berbanding Persib yang mengumpulkan suara 46 persen.

Keunggulan Arema dalam polling tersebut terbilang sangat tipis. Begitu pun peluang Arema di atas lapangan hijau. Kedua tim diyakini akan tampil all out dalam mengejar gelar juara di SUGBK. Persib pun menargetkan kembali mengangkat trofi juara di SUGBK.
Baca SelengkapnyaPiala Bayangkara - Arema Indonesia Lebih Diunggulkan

Dejan Antonic Kebut Benahi Fisik Pemain Persib

Diposkan oleh Viva Bola on 01 March 2016

Pelatih Persib Bandung Dejan Antonic semakin fokus menggenjot stamina pasukannya menjelang Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016. Kondisi tersebut juga disadari sepenuhnya oleh Dejan pasca Bali Island Cup (BIC) 2016.

Hasrat Dejan untuk menciptakan pemain yang memiliki stamina mumpuni itu ditunjukkan dengan langsung digelarnya latihan pada H+1 sepulang dari BIC. Bahkan, pada latihan perdana setelah BIC itu, Hariono dkk lebih banyak menjalani latihan yang berorientasi pada kekuatan fisik.

Perhatian Dejan terhadap stamina anak asuhnya, tidak hanya berhenti pada sesi latihan saja. Ke depan, Dejan menginginkan pemain baru yang akan bergabung dengan Persib, khususnya pemain asing, masih di kisaran usia dengan stamina bugar. ''Jangan terlalu tua lah. Mungkin 32 (tahun), itu bisa. karena masih oke,''kata Dejan.

Namun demikian, diakui Dejan kriteria tersebut belum menjadi aturan formal dalam perekrutan pemain asing. Akan tetapi, Dejan mengaku keberatan jika usia pemain tersebut di atas 32 tahun. ''Mungkin untuk sebentar sekarang, kita nggak ada terlalu (membatasi usia). Tapi kalau terlalu tua, aku nggak mau,''ungkap dia.

Selain dari sisi usia, Dejan pun menegaskan pentingnya melakukan seleksi terhadap pemain baru. Karena itu, tidak aneh jika ada beberapa pemain yang sudah terlihat bersama Persib, namun akhirnya urung bergabung, seperti halnya Marko Krasic.

''Kita harus bawa dan kita lihat kualitas bagus untuk Persib. Kalau tidak ada kualitas, kita harus cari lagi,''papar dia.

Sementara itu, dari daftar skuat Pangeran Biru, kiper utama Persib, I Made Wirawan merupakan pemain paling tua yang dimiliki Persib saat ini. Pemain pemilik nomor punggung 78 ini diketahui lahir pada 1 Desember 1981.

Adapun pemain asing yang saat ini dimiliki Persib, Vladimir ‘Vlado’ Vujovic adalah pemain kelahiran 23 Juli 1982. Usia bek tengah Persib itu tidak terlalu jauh berbeda dengan usia penyerang Persib, Tantan yang lahir pada 6 Agustus 1982.
Baca SelengkapnyaDejan Antonic Kebut Benahi Fisik Pemain Persib

Persib Siap Bertarung di Bali Island Cup

Diposkan oleh Viva Bola on 08 February 2016

Penjaga gawang Persib, M. Natshir tidak gentar menghadapi tim manapun yang akan bertemu dengan Maung Bandung. Natshir menyampaikan kesiapannya untuk menghadapi Bali Island Cup, yang rencananya digelar 18-23 Februari mendatang di Stadion Dipta, Gianyar, Bali.‬

Menurutnya, seperti menghadapi turnamen atau kompetisi pada umumnya, sebagai pemain harus selalu siap tampil maksimal. Kabarnya, sejauh ini selain Persib peserta Bali Island Cup 2016 adalah Arema Cronus, Bali United United, dan PSS Sleman.

"Kita sebagai pemain harus selalu siap menghadapi pertandingan. Siapapun timnya kita harus siap tampil. Ini turnamen, pasti kita bisa bertemu tim manapun," kata pemain yang karib disapa Deden ini, Senin (8/2/2016).

Deden mengatakan, tim-tim yang akan ikut memang punya nama dan bukan tim yang bisa dianggap enteng. Tapi, persiapan yang sudah dilakukan selama ini, diyakini cukup untuk jadi modal Persib mengarungi turnamen yang dirancang guna pemanasan sebelum tampil pada Indonesia Super Copetition (ISC) April mendatang.

Latihan dengan intensitas tinggi menjadi menu keseharian anak asuh Dejan Antonic. Tidak hanya itu, agenda uji coba juga sangat membantu tim mengembalikan atmosfer pertandingan selain menambah kekompakan dan solidaritas tim.

"Ini sedang persiapan. Apa yang diberikan pelatih pada setiap latihan, saya cukup optimis bisa membuat Persib tampil baik pada turnamen nanti. Kita akan berusaha dan bekerja keras," ucapnya.
Baca SelengkapnyaPersib Siap Bertarung di Bali Island Cup

Gelar IIC 2014 Harga Mati Buat Persib Bandung

Diposkan oleh Viva Bola on 28 January 2015

Persib Bandung telah menjadikan gelar di Inter Island Cup (IIC) 2014 menjadi harga mati. Di partai puncak Maung Bandung akan bertemu dengan Arema Cronus Malang.

Manajer Persib, Umuh Muchtar mengatakan target tersebut cukup beralasan, pasalnya selama menjalani turnamen pramusim ini pasukannya sudah berjuang keras untuk menembus babak final. Tentu saja, tidak ada kata lain selain juara.

"Yang pasti target kita juara. Karena semua pemain sudah bersusah payah menembus puncak. Di final kita juga tidak boleh berleha-leha. Justru dengan juara ini dapat memotivasi pemain dalam menghadapi kompetisi lainnya," kata Umuh, Rabu (28/1/2015).

Namun begitu, Umuh berharap para pemainnya tidak terlalu percaya diri, sebab kekuatan Singo Edan saat ini jelas berbeda ketimbang musim 2014 lalu. Salah satu buktinya, berhasil menjadi juara SCM 2015 mengalahkan Sriwijaya FC Palembang.

"Tapi saya rasa kalau dari segi permainan berimbang lah. Karena kemarin juga lawan Sriwijaya FC, Arema cukup banyak gempuran. Mudah-mudahan Allah SWT mengabulkan keinginan kita untuk menjadi juara, saya percaya itu," harapnya.

Hal senada diungkapkan pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman. Menurut dia, Arema tetaplah tim yang dapat menyulitkan timnya dalam meraih kemenangan. "Jujur saja, saat menghadapi Sriwijaya, justru Sriwjaya memiliki lebih banyak peluang. Mungkin mereka (Arema) hanya lucky, karena dari peluang, mereka hanya sedikit. Tapi secara keseluruhan kami tidak bisa menganggap enteng Arema," kata Djadjang.

Soal strategi, pelatih yang akrab disapa Djanur ini pun menegaskan, Arema tidak memiliki perubahan meski sudah merombak sebagian pemainnya. "Sebetulnya mereka sama. Tidak banyak perubahan dari segi materi. Dari segi mentalnya mereka masih tetep terjaga buktinya banyak di gempur oleh Sriwijaya, jadi secara mental mereka sudah tangguh, tapi tetap fisik berpengaruh," tuturnya.

Dengan begitu, dia berharap segala upaya untuk menutupi segala kekurangan yang ada pada para pemainnya terlaksana. Sehingga target juara bisa dicapai Maung Bandung. "Karena soal greget, meski turnamen kita masih ada. Kita sudah juara ISL dan Piala Walikota Padang, mereka (Arema) juga sudah juara di situ (SCM Cup). Pasti ada greget lah. Walaupun itu final yang tertunda tapi tetap yang namanya final, kita harus bisa raih juara," tandas Djadjang.

(SindowNews.com)
Baca SelengkapnyaGelar IIC 2014 Harga Mati Buat Persib Bandung

Persib Bandung Fokus Hadapi Liga Champions Asia

Diposkan oleh Viva Bola on 09 January 2015

Setelah menjalani Turnamen Piala Walikota Padang 2015 dan meraih trophy juara, Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman akan mempersiapkan timnya dalam menghadapi babak play off Asian Champions League (ACL) 2015.

Pasalnya, menghadapi level Asia tersebut, pelatih yang akrab disapa Djanur ini tidak memiliki waktu yang cukup panjang dalam mempersiapkan pasukannya menjadi lebih baik lagi.

Dari jadwal yang telah dirilis AFC, Persib Bandung akan memulai babak play off 2 ACL 2015 menghadapi Ha Noi T&T pada 10 Februari 2015. Jika mampu mengalahkan tim asal Vietnam tersebut, maka Maung Bandung akan menjalani babak play off 3 menghadapi tim asal Korea Selatan, Seoul FC pada 17 Februari 2015. - Catering Enak -

Dan jika keduanya bisa dimenangkan, Persib berhak melaju dan berada di grup H ACL 2015. Sedangkan jika kalah dalam dua laga tersebut, maka Persib hanya akan berlaga di AFC Cup 2015.

"Maka dengan waktu yang kami miliki. Kami akan menggelar latihan lagi. Tentunya ada uji coba lagi. Sebagai bagian dari persiapan kita menjelang kompetisi sebenarnya," ujar Djanur, Jumat (9/1).

Menghadapi ACL 2015 sendiri, Persib dipastikan tanpa penyerang asing. Lantaran batas pendaftaran yang sudah ditutup menjadi alasannya. "Meski tanpa striker asing. Tapi sampai saat ini, masih optimis dengan pemain yang ada," ungkapnya.

Lain halnya pada saat menghadapi ISL atau bahkan AFC Cup, Djanur memastikan akan ada dua pemain tambahan yang berposisi sebagai gelandang sayap dan striker. "Karena kita masih punya waktu untuk menambah pemain di dua kompetisi itu (ISL dan AFC Cup)," jelasnya. - Catering Prasmanan -

Terkait mengenai target di ACL 2015 nanti, Djanur mengaku belum dapat berbicara banyak. Yang jelas, kata dia, dirinya harus bisa membawa Maung Bandung memenangkan dua pertandingan di babak play off. "Target lolos dulu ke fase grup. Setelah itu kita bicara banyak," pungkasnya.

(SindoNews.com)
Baca SelengkapnyaPersib Bandung Fokus Hadapi Liga Champions Asia

Laga Uji Coba Persib vs Chonburi Batal Dilaksanakan

Diposkan oleh Viva Bola on 29 March 2014

Persib Bandung dipastikan batal terbang ke Thailand untuk melakukan laga uji coba lawan tim Chonburi FC yang diperkuat eks kiper Persib Bandung, Kosin Hathairattanakool, yang rencananya akan digelar pada 3 April mendatang.

Batalnya uji coba dengan tim asal Thailand tersebut diakui Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar lantaran terlalu mendesak, apalagi skuat Persib belum seluruhnnya memiliki paspor. Selain skuad Persib tidak lengkap karena beberapa pemain masih membela timnas Indonesia.

"Ya, soal ke Thailand, tadi malam (kemarin malam) agennya datang tapi saya katakan terlalu mendesak, apalagi Rudiana dan Sigit Hermawan belum memiliki paspor," ujar Umuh kepada wartawan di Bandung, Jumat (27/3).

Tim Persib sendiri kata Umuh sudah sangat siap untuk melakukan laga uji coba di Thailand yang dijadwalkan tanggal 3 dan 5 April mendatang. "Mungkin diundur hingga akhir April setelah pulang dari Gresik. Kita rencananya lawan Chonburi dan lawan satu lagi sedang dicari," terang Umuh.

Jika batal ke Thailand, Persib berencana melakukan uji coba dengan tim asal Ciamis atau Bali. Kesempatan ini juga akan digunakan untuk refreshing.

Pada kesempatan itu, Umuh kembali menyinggung soal kemungkinan Sergio van Dijk balik lagi ke Persib Bandung. Terlebih jajaran petinggi PT PBB sudah setuju jika pemain naturalisasi yang kini membela tim Sepahan FC, Iran itu kembali menjadi kekuatan Maung Bandung.

"Kita harus buat surat dulu ke Sepahan untuk mengajukan Sergio. Kalau sudah beres dan tidak ada masalah, kemungikinan Sergio kembali ke Persib," ujar Umuh.

Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman mengakui jika rencana Persib melancong ke Thailand untuk melakukan serangkaian uji coba batal digelar. Namun Djanur sapaannya enggan membeberkan batalnya tim Persib ke Thailand.

"Lawan Conburi batal karena persiapan saja mepet, kalau tim siap, namanya juga wacana, bisa saja batal. Tapi Rabu nanti kita akan uji coba dengan tim yang tingkatnya lebih naik, nama tim lawannya nanti saja

Sedang hari ini (Sabtu, 28/3) Atep dkk lanjut Djanur akan melakukan uji coba dengan tim PS Setia Bandung yang rencananya digelar di Stadion Persib Ahmad Yani Bandung atau Stadion Siliwangi Bandung.
Baca SelengkapnyaLaga Uji Coba Persib vs Chonburi Batal Dilaksanakan

Tanpa Dzumafo, Persib Siap Hadapi Gresik United

Diposkan oleh Rayatalit on 27 March 2013

Para pemain Persib Bandung dalam kondisi bugar seusai laga melawan Arab Saudi dalam laga kualifikasi Pra-Piala Asia (PPA) 2015 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Sabtu (23/3) lalu. Rencananya, pasukan "Maung" sudah ditunggu jadwal pertandingan Indonesia Super League (ISL) melawan Gresik United.

Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman mengaku lega setelah anak asuhnya yang membela timnas, semuanya sudah bergabung latihan guna persiapan jelang lawan Gresik United dalam laga lanjutan ISL yang rencananya akan dilangsungkan di Stadion Siliwangi Bandung, 30 Maret nanti.

"Ya semua pemain timnas sudah bergabung. Mereka akan dipantau pada sesi latihan hingga lawan Gresik nanti. Tapi sepertinya mereka sangat siap dimainkan saat lawan Gresik," kata Djanur sapaan akrab Djadjang Nurdjaman saat ditemui di mess Persib Jalan Ahmad Yani Bandung, Selasa (26/3).

Djanur sendiri mengaku persiapan pasukannya sudah cukup hingga waktunya menjamu Gresik United. "Kemarin kita sudah melakukan recovery, dan sekarang sekadar meningkatkan fisik saja. Besok mulai ke taktik dan strategi," katanya.

Disinggung soal kekuatan lawan, Djanur mengakui bahwa tim Gresik materi pemainnya tidak jauh berbeda ketika saat bertemu diajang Inter Island Cup beberapa waktu yang lalu. "Saya melihat materi pemainnya sama saja seperti di IIC dulu, ada Siswanto dan lainnya. Kita juga pantau terus perkembangan mereka (Gresik)," ujarnya.

Meski pasukannya dinilai siap lawan Gresik nanti, namun Djanur masih meragukan dengan striker andalannya asal Kamerun, Herman Dzumafo Epandi. Menurutnya Dzumafo kemungkinannya sangat tipis untuk dimainkan saat menghadapi Gresik nanti.

"Dzumafo sampai kemarin masih terlihat belum fit. Jadi saya masih meragukan dia untuk tampil lawan Gresik. Tapi tanpa dia tidak masalah, ada penggantinya. Kita jangan tergantung kepada seseorang," ucap eks pelatih Pelita Jaya ini.
TENUN IKATKAOS KEDIRIBATIKJersey Bola
Baca SelengkapnyaTanpa Dzumafo, Persib Siap Hadapi Gresik United

Persib Keberatan 6 Pemain Dipanggil Timnas

Diposkan oleh Rayatalit on 06 March 2013

Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman menyatakan keberatan, jika enam pemain Persib dipanggil timnas untuk melakukan pelatnas. Menurutnya, pemanggilan enam anak asuhnya jelas akan merusak tim dalam mengarungi kompetisi ISL 2012-2013. Terlebih Persib kini sedang bermain baik.

Mereka yang dipanggil yakni, Sergio van Dijk, Firman Utina, M Ridwan, Supardi, Tony Sucipto, dan I Made Wirawan. "Satu sisi cukup membanggakan dan mendapat apresiasi. Berarti selama di sini (Persib) mereka berpenampilan bagus, tapi sebenarya akan mengganggu tim juga," kata Djanur sapaan akrab Djadjang Nurdjaman kepada wartawan di mes Persib, Jalan A Yani Bandung, Selasa (5/3).

Enam pemain yang dipanggil timnas bentukan BTN (Badan Tim Nasional), kata Djanur, harus sudah bergabung ke Jakarta pada 7 Maret dengan rentang waktu yang cukup lama. Sementara jadwal kompetisi ISL, Persib akan dijamu Sriwijaya FC, 9 Maret, dijamu Pelita Bandung Raya 13 Maret, dan menjamu Arema Malang pada 16 Maret.

"Penampilan kami sudah bagus, tapi kalau lama tidak bergabung dengan kami, cukup mengganggu dari sisi kesiapan ataupun dari sisi performa dan penampilan," katanya.

Djanur sendiri belum tahu, sikap manajemen Persib. "Meski saya belum berkoordinasi lagi dengan Manajemen. Tapi saya pikir karena pemanggilan ini dari BTN yang terbentuk dari dua kubu, jadi manajemen sepertinya akan memberikan izin," katanya.

Karena itu, kata Djanur, jika benar enam pemain dipanggil timnas maka laga lawan Sriwijaya FC, 9 Maret nanti kemungkinan akan ditangguhkan. "Kemungkinan lawan Sriwijaya dan Pelita Bandung Raya akan diundur, meski masih belum pasti. Karena kita akan koordinasi dulu dengan BLI," ucapnya.

Sekretaris tim Persib Yudiana menyebutkan, PT Liga Indonesia akan membahas soal jadwal kompetisi antara tanggal 9 sampai 17 Maret, apakah ditangguhkan atau dipindahkan tempat pertandingannya.

"Saya dapat kabar bahwa PT LI masih membahas soal jadwal pertandingan 9-17 Maret, tapi kalau jadwal yang tanggal 18-25 Maret itu sudah pasti diundur," kata Yudiana kepada Jurnal Nasional di ruang kerjanya, Selasa (5/3).
TENUN IKATKAOS KEDIRIBATIKJersey Bola
Baca SelengkapnyaPersib Keberatan 6 Pemain Dipanggil Timnas

Persib Hempaskan Perlawanan Persija

Diposkan oleh Viva Bola on 04 March 2013

Tim tuan rumah Persib Bandung mampu menaklukan Persija Jakarta dengan skor akhir 3-1 dalam laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2012-2013 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (3/3).

Tiga gol tim "Maung Bandung" masing-masing dicetak Kenji Adachihara menit 18, sedang dua gol lewat striker anyar Persib Sergio van Dijk menit 55 lewat penalti dan menit 80.

Sedang gol tunggal Persija Jakarta tercipta melalui kaki Pedro Javier menit 48 lewat titik putih. Kemenangan ini pun, disambut puluhan ribu pendukung fanatik Persib yang memadati Stadion Si Jalak Harupat. Maklum kemenangan atas Persija merupakan moment yang paling ditunggu-tunggu oleh pendukung fanatik Persib.

Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman mengatakan, sangat mengapresiasi kerja keras pasukannya selama jalannya pertandingan. "Selamat untuk pemain. Hari ini kami bermain bagus dengan skor cukup telak," kata Djanur dalam konpers kepada wartawan usai pertandingan.

Dikatakan Djanur, kemenangan Persib kali ini tidak lepas dari motivasi dan kerja keras anak asuhnya. Terlebih setelah skor imbang 1-1, Djanur merubah permainan dengan menarik Herman Dzumafo Epandi. "Menarik Dzumafo memang sudah saya rencanakan, apalagi Dzumafo ada masalah. Setelah itu kita main lebih menekan," ujarnya.

Disinggung kekuatan Persija yang berkurang merupakan keuntungan Persib, Djanur tidak menampik. "Fabiano memang bermain keras dan berbuntut kartu merah. Tapi saya lihat Persija juga bermain cukup bagus, bukan karena pemain muda tapi mungkin ini rivalitas tinggi sehingga motivasi naik," kata eks pemain Persib era 90an ini.

Sementara pelatih fisik Persija Jakarta Ega Rakagalih mengatakan, Persib memang pantas menang kali ini. Persib menguasai jalannya pertandingan. "Persib menguasai pertandingan, apalagi setelah Fabiano hilang akibat kartu merah sedikit merusak ritme permainan kami," ujar Ega.

Dan yang pasti lanjut Ega, Persib secara teknik dan mental lebih siap dari tim asuhannya, Persija. "Apalagi saya melihat Sergio, dia pemain fenomenal dan mempunyai teknik yang bagus," ujarnya.

Persib memang terlihat lebih menguasai pertandingan, sejak kick off babak pertama pada menit 16 Kenji Adachihara dan Firman Utina nyaris mencetak gol. Namun gawang Persija akhirnya bobol menit 18 oleh Kenji setelah menerima umpan matang Sergio van Dijk.

Tertinggal skor, Persija mencoba mengejar. Tim asuhan Iwan Setiawan memberikan perlawanan yang sengit kepada tim tuan rumah. Bahkan Park Kyeong Min memiliki peluang, beruntung tendangannya ke atas mistar gawang Shahar Ginanjar.

Menit 48 Persija akhirnya mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat tendangan penalti Pedro Javier. Hadiah penalti yang dihadiahi Prasetyo Hadi itu setelah Abanda Herman handsball dalam kotak penalti.

Tujuh menit kemudian, wasit memberikan hadiah penalti untuk Persib setelah Fabiano melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti terhadap Firman Utina. Sang algojo Sergio van Dijk mampu menyelesaikan dengan baik hingga skor berubah menjadi 2-1.

Unggul kembali, Persib bukan lantas bertahan. Namun anak asuh Djanur itu terus melakukan tekanan kepada Persija apalagi setelah wasit memberikan kartu merah kepada Fabiano dimenit 72. Hasilnya Sergio mampu mencetak gol dari jarak jauh dimenit 80. Skor 3-1 tetap bertahan untuk Persib.
TENUN IKATKAOS KEDIRIBATIKJersey Bola
Baca SelengkapnyaPersib Hempaskan Perlawanan Persija

Mitra Kukar Hempaskan Ambisi Persib 4-2

Diposkan oleh Rayatalit on 22 February 2013

Tuan rumah Mitra Kukar memupuskan target Persib Bandung untuk mencuri poin tandang, setelah berhasil menaklukkannya dengan skor 4-2 dalam ajang lanjutan kompetisi Indonesian Super League (ISL) di stadion Aji Imbut Tenggarong, Kalimantan Timur, kemarin.

Empat gol Mitra Kukar ditorehkan oleh gol bunuh diri pemain belakang persib M Ridwan pada menit ke-22, Faulo Daniel Prangi Pane pada menit ke-40 dan 84 serta gol dari Jajang Mulyana pada menit ke-70. Sedangkan dua gol Persib diciptakan oleh Abanda Herman pada menit ke-44 dan M. Ridwal pada menit ke-72.

Sejak babak pertama, kesebelasan Mitra Kukar melancarkan serangan. Namun, tim yang berjuluk Naga Mekes ini, tak mampu menghancurkan pertahanan Persib. Hal yang sama juga dilakukan oleh Persib Bandung yang kesulitan menerobos pertahanan Mitra yang dikomandani oleh Hamka Hamzah.

Sebuah gol bunuh diri pemain belakang Persib, Ridwan pada menit ke-22 akhirnya membuat Mitra Kukar unggul lebih dahulu. Skor akhirnya bertambah menjadi 2-0 setelah penjaga gawang persib yang dikawal oleh I Made Irawan gagal menahan tendangan dari gelandang Mitra Kukar Faulo Daniel Prangi Pane di menit ke-40.

Ketinggalan 2-0, tim yang berjuluk Maung Bandung mulai menunjukkan kelasnya. Melalui penyerang anyarnya Sergio Van Dijk yang memberi umpan ke jantung pertahanan Mitra, akhirnya membuahkan hasil. Abanda Herman menyambut umpan Sergio Van Dijk melalui kepalanya.

Kiper Mitra Kukar yang dikawal oleh Syamsidar gagal membendung tandukkan Abanda Herman di akhir babak pertama pada menit ke-44. Skor 2-1 di babak pertama atas keunggulan Mitra Kukar.

Kemudian pada babak kedua, tim Maung Bandung berusaha melakukan tekanan pada menit-menit awal babak pertama. Namun, tekanan para pemain Persib selalu kandas. Sebaliknya, pasukan Naga Mekes malah menambah gol melalui Jajang Mulyana di menit ke-70 setelah terjadi kemelut di depan gawang Persib.

Hanya selang 2 menit, Persib memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2 melalui M Ridwan pada menit ke-72. Tendangan M Ridwan gagal dibendung kiper pengganti Mitra Kukar Joice Sorongan. Mendapat tekanan dari Persib, Mitra Kukar yang mengandalkan serangan balik akhirnya menambah gol menjadi 4-2 melalui gol keduanya Faulo Daniele Prangi Pane pada menit ke-84. Tendangan dari jarak jauh sulit dibendung I Made Irawan. Skor 4-2 berakhir atas kemenangan Mitra Kukar.

Mengomentari hasil kemenangan, Pelatih Mitra Kukar Steffan Hansson menyatakan puas dengan hasil ini. Apalagi, melawan tim Persib yang dinilainya merupakan tim tangguh.

"Kami juga beruntung adanya gol bunuh diri dari pemain persib," kata Steffan usai pertandingan kepada wartawan. Steffan menyebutkan bahwa kunci kemenangan anak asuhannya tidak luput dari kedisiplinan, fokus dan konsentrasi pemain dalam berlaga.

Sementara itu, Pelatih Persib Bandung Djajang Nurjaman kecewa dengan hasil kekalahan ini. Apalagi, kebobolan melalui bola-bola mati. Padahal, dirinya sudah membenahi dan memberikan instruksi kepada anak asuhannya untuk waspada terhadap bola-bola mati.

"Pemain masih kurang konsentrasi dan tidak tenang dalam mengendalikan bola. Mitra kukar sudah bermain bagus. Persib masih belum bagus. Kami akan benahi saat kembali ke Bandung," kata Djajang.
TENUN IKATKAOS KEDIRIBATIKJersey Bola
Baca SelengkapnyaMitra Kukar Hempaskan Ambisi Persib 4-2

Meski Diunggulkan, Persib Tetap Waspada

Diposkan oleh Rayatalit on 16 December 2012

Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman ogah gegabah kala timnya menghadapi Persisam Samarinda, dalam babak semifinal turnamen Inter Island Cup 2012 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (16/12) sore ini.

Kendati lawan yang dihadapi dalam pertandingan kali ini, adalah klub yang bermaterikan pemain muda. Djanur (sapaan Djadjang Nurdjaman) mengatakan, tim berjuluk Pesut Mahakam tersebut mengandalkan kolektivitas yang baik, serta pemain muda yang memiliki semangat juang tinggi untuk menang.

"Persisam dari yang saya lihat di babak penyisihan, adalah sebuat tim yang mengandalkan kerjasama yang bagus dengan diisi oleh pemain muda yang punya fighting spirit. Saya pikir itu jadi kekuatan mereka dan harus diwaspadai. Tapi kita akan bermain normal saja, menyerang dan bertahan.," kata Djanur kepada wartawan usai uji coba lapangan di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (15/12/2012) pagi.

Disinggung mengenai dihapuskannya hukuman kartu merah kepada penyerang Persisam, Ferdinand Sinaga. Djanur menilai akan membuat tim besutan Sartono Anwar tersebut kian lengkap.

"Ditambah lagi dengan datangnya beberapa pemain seperti Ferdinand yang cukup produktif, lalu ada Pierre Njanka dan M Roby, saya pikir secara materi pemain, mereka bagus. Mereka memiliki banyak talenta bagus," ucapnya.

Sementara mengenai kondisi lapangan Stadion Manahan, Djanur menilai tak ada masalah. Sebab, lapangan yang kerap digunakan tim kebanggaan masyarakat Kota Solo, Persis Solo ini sering digunakan oleh klub peserta kompetisi di berbagai turnamen.

"Mengenai lapangan, sudah sering lah. Walaupun di sini tidak ada kontestan ISL, tapi pemain saya sebagian sudah banyak yang pernah main di sini. Kalau pun belum, itu cuma satu dua. Di sini juga lapangannya cukup bagus, enggak ada masalah buat kita," tandasnya.

Opak GambirTenun Ikat BandarJersey Bola

Baca SelengkapnyaMeski Diunggulkan, Persib Tetap Waspada

Daftar Resmi Nomor Punggung Skuad Persib

Diposkan oleh Rayatalit on 23 November 2012

Tips Pasaran Bursa Taruhan dan Prediksi Bola
Persib Bandung merilis daftar nomor punggung pemain yang bakal digunakan di Kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012/2013. Berikut daftar nomornya.

Dari total 21 pemain yang didaftarkan, tak ada satu pun pemain Persib yang menggunakan nomor punggung keramat 1 dan 10.

Gelandang Persib yang kini tengah naik daun, Parfait Mbida Messi mengenakan nomor punggung 80. Adapun, mantan kapten Timnas Indonesia Firman Utina mendapat nomor punggung 15.

Duo palang pintu di jantung pertahanan Maung Bandung, Maman Abdurahman dan Abanda Herman, masing-masing mengenakan nomor punggung 5 dan 6.

Sang pahlawan kemenangan Persib di ajang Celebes Cup II, Muhammad Ridwan, memakai nomor punggung 23. Adapun, bomber haus gol Herman Dzumafo memilih nomor punggung 99.[yob/inilah.com]

Inilah Daftar Resmi Nomor Punggung Pemain Persib :

Kiper
Shahar Ginanjar 12
Rizky Bagja 30
Cecep Supriyatna 55
I Made Wirawan 78

Belakang
Aang Suparman 3
Maman Abdurahman 5
Abanda Herman 6
Muhammad Agung Pribadi 13
Jajang Sukmara 18
Supardi Nasir 22

Gelandang
Atep 7
Firman Utina 15
Tony Sucipto 16
Muhammad Ridwan 23
Hariono 24
Asri Akbar 66
Mbida Messi 80

Depan
Airlangga 9
Kenji Adachihara 11
Sigit Hermawan 69
Herman Dzumafo Epandi 99.


Opak GambirTenun Ikat BandarJersey Bola

Baca SelengkapnyaDaftar Resmi Nomor Punggung Skuad Persib

Maung Belum Menyerah Dapatkan Sergio van Dijk

Diposkan oleh Viva Bola on 17 September 2012

Tips Pasaran Bursa Taruhan dan Prediksi Bola
Striker Adelaide United Sergio van Dijk akhirnya dipilih pengurus klub Persib Bandung untuk didatangkan ke Bandung. Pemain berdarah Belanda yang bakal memiliki paspor Warga Negara Indonesia (WNI) itu masih terikat negosiasi dengan Persib.

Menurut Direktur PT Persib Bandung Bermartabat Muhammad Farhan, pihaknya sudah melayangkan surat resmi kepada Adelaide United tempat Sergio bekerja saat ini. “Kita sudah tanyakan kepada klub dia berada yaitu Adelaide di Australia. Statusnya masih dalam kontrak dengan klub,” kata Farhan kepada wartawan di Grha Persib, Jumat (14/9) malam.

Seperti diketahui, pihak Persib berencana memboyong pemain yang sedang dalam proses naturalisasi tersebut. Melalui Direktur Umum PT PBB, Glenn Sugita, pemain depan itu merupakan bonus bagi tim asuhan Jajang Nurjaman yang akan menghadapi kompetisi musim depan.

“Dapat tidak dapat itu urusan belakangan. Kalau dapat syukur, tidak dapat kita ada back up plan. Kita juga belum bicara nominal karena kita belum tau berapa. Kalau soal nilai transfer, tergantung deal-nya dengan Adelaide, karena kita belum tau kontrak Sergio van Dijk dengan Adelaide seperti apa,” tutur Farhan.

Kendala untuk mendatangkan Sergio sendiri dikarenakan kuota 5 pemain asing. Seandainya Sergio masuk menjadi bagian dari skuad Persib dengan status WNI, tentu jalurnya akan lebih mudah.

Hal tersebut dibenarkan oleh Jajang. Menurutnya, lima pemain asing yang sudah dimiliki sudah sesuai kebutuhan tim. “Kalau ditambah pemain naturalisasi, itu akan menambah daya juang di lini depan. Mudah-mudahan terealisasi, tapi kalau tidak pun kita sudah siapkan tim,” ujar Jajang.

Sementara, Sergio melalui akun twitternya memberikan jawaban atas beberapa pertanyaan dari pengikutnya dari Indonesia. Dia menuliskan bahwa Persib merupakan klub penuh sejarah. “I think it’s a good club, they have a good history! The supporters are great I heard!,” tulis Sergio. Adapun soal proses naturalisasinya, Sergio dirinya berharap segera resmi memiliki paspor Indonesia namun dirinya tidak tahu kapan akan diambil sumpah.
(sindo)
Baca SelengkapnyaMaung Belum Menyerah Dapatkan Sergio van Dijk

Tiga Singa Kamerun Milik Persib Siap Bergabung

Diposkan oleh Viva Bola on 14 September 2012

Tips Pasaran Bursa Taruhan dan Prediksi Bola
Dua pemain asal Kamerun yang bakal memperkuat Persib Bandung, Abanda Herman dan Georges Parfait Mbida Messi, akan bergabung pada Minggu (16/9). Keduanya sedang mengurusi administrasi izin kerja dan tinggal di Bandung.

Pelatih Jajang Nurjaman mengatakan, dirinya sudah bisa berkomunikasi dengan Abanda. Jika sebelumnya pemain bertahan itu tidak memberikan alasan ketidak-munculannya, Jajang kini sudah mulai tenang karena sang pemain sedang ada urusan dengan keluarganya di Kamerun.

"Abanda sudah telepon saya dia bilang akan tiba Minggu (16/9). Saat ini dirinya mengurusi visa. Dia menunggu dikirim visa dan paspor dari sini," ungkap Jajang.

Sedangkan pemain lainnya, Mbida Messi langsung diurusi agennya dan bisa jadi bersamaan dengan kembalinya Abanda minggu ini. Kompatriot Abanda yang juga sempat ke Kamerun dan kini sudah tiba di Bandung, Dzumafo Epandi mengaku sempat berkomunikasi dengan Abanda. “Jarak saya dengan dia hanya 3 kilometer saja disana. Dia bilang akan pulang minggu ini,” kata Dzumafo.

Sementara, Mbida Messi juga dipastikan bergabung untuk latihan dengan pemain Persib lainnya awal pekan depan. Saat ini, gelandang yang pernah bermain di Liga Portugal tersebut tengah berada di Paris, Prancis.

Disebutkan agen Mbida Messi, Francis Yonga, sang pemain sudah dibuatkan visa untuk bisa datang ke Indonesia. Rencananya, hari Minggu (16/9) dia sudah berada di Bangkok, Thailand untuk mengambil visa kemudian terbang ke Bandung. "Awal pekan depan Mbida Messi sudah di Bandung,” ujar Yonga.

Yonga yang juga mantan pemain Arema Indonesia itu menjadi mediator Persib dan penyerang asal Kamerun tersebut, dalam melakukan negosiasi. Menurutnya, kontrak Messi di klub sepakbola di Portugal sudah habis dan di Paris dia tinggal bersama keluarganya.

"Mbida Messi merespons dengan baik kepindahannya ke Persib. Dia merasa tertantang untuk berkiprah di Indonesia,” jelas Yonga.
Baca SelengkapnyaTiga Singa Kamerun Milik Persib Siap Bergabung

Maung Bandung Berburu Sergio van Dijk ?

Diposkan oleh Viva Bola on 11 September 2012

Tips Pasaran Bursa Taruhan dan Prediksi Bola
PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) berencana untuk mendatangkan satu penyerang lagi dan hal itu disambut positif oleh pelatih Jajang Nurjaman. Nahkoda anyar Maung Bandung, julukan Persib ini mengakui pemain yang berinisial ‘SvD’ akan menambah kekuatan barisan penyerang Persib.

Jajang mengatakan, pemain yang tengah tengah diincar Persib saat ini merupakan sosok lokal yang sama sekali belum pernah merumput di Indonesia. Dia menegaskan bahwa striker incaranya tersebut berstatus sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Sehingga Persib tidak akan terbentur aturan kuota pemain asing jika ingin merekrut SvD.

“Mudah-mudahan benar terjadi dia yang didatangkan. Saya mengharapkan itu orangnya,” ungkap Jajang saat ditemui di mes Persib.

Dari penyataan Jajang itu tersirat bahwa striker incaran Persib tersebut adalah striker Indo-Belanda yang kini merumput bersama Adelaide United (Australia), Sergio van Dijk. Sesuai dengan inisial pemain yang disebutkan yakni SvD.

“PT PBB memang tengah melakukan pendekatan dengan pemain lokal untuk posisi depan. Dia memang pemain yang diinginkan Direktur Utama PT PBB Glenn Sugita. Kalau memang jadi, dia pemain yang sangat menguntungkan buat skuad kita,” ujar Jajang.

Menruut Jajang, SvD akan merapat ke Bandung pada pekan depan. Manajemen bahkan tak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk pemain tersebut. Sebab, didatangkannya SvD merupakan sumbangan pribadi Dirut PT PBB.

Jajang menambahkan, dirinya tak khawatir jika kedatangan SvD nantinya akan menambah jumlah pemain depan yang saat ini dihuni empat pemain yakni Kenji Adachihara, Herman Dzumafo, Airlangga Sucipto dan Sigit Hermawan.

“Dia belum pernah main di Indonesia, bahkan di Timnas pun belum pernah. Intinya dia pemain lokal dan belum pernah main di sini. Kalau dapatnya pemain seperti itu maka kami akan semakin kuat,” tandasnya. (sindo)
Baca SelengkapnyaMaung Bandung Berburu Sergio van Dijk ?

Celebes Championship 2012 Undang Maung Bandung

Diposkan oleh Viva Bola on 10 September 2012

Tips Pasaran Bursa Taruhan dan Prediksi Bola
Persib Bandung diundang untuk mengikuti turnamen bertajuk Celebes Championship 2012 pada Oktober mendatang. Turnamen ini akan diikuti oleh Sriwijaya FC, Barito Putra, dan Makassar United sebagai tuan rumah. Selain diundang, Kota Bandung juga diminta untuk menjadi tuan rumah pendamping.

Penggagas turnamen ini, Ryan Latief mengatakan turnamen Celebes Championship 2012 terselenggara berkat kerjasama pihaknya dengan PT Liga Indonesia. "Kami mengundang Sriwijaya FC sebagai juara ISL, Barito Putra sebagai juara divisi utama, Persib Bandung dan Makassar United sebagai tuan rumah," kata pemilik klub Makasar United seperti dilansir goal.com Indonesia.

Menurut Ryan, awalnya pertandingan ini akan menggunakan satu tempat yaitu di Makassar. Namun mengingat pada minggu kedua Oktober ada Pilkada di Makassar, maka pihaknya memutuskan Bandung sebagai tuan rumah pendamping.

Kendati demikian, Manajer Persib Bandung, H. Umuh Muchtar mengaku belum memperoleh pemberitahuan secara resmi. Sehingga hingga kini Persib belum bisa memutuskan keikutsertaannya di turnamen tersebut.

"Kita belum menerima surat undangannya. kalau pun ada akan kita bicarakan terlebih dahulu dengan pelatih dan pengurus," kata Umuh.

Karena, lanjut Umuh, hal itu tergantung dengan biaya yang harus ditanggung oleh Persib jika mengikuti turnamen tersebut. "Karena akomodasi dan transportasi pasti membutuhkan biaya yang cukup besar," akunya.

Turnamen ini diklaim sebagai laga antarjuara dengan hadirnya Sriwijaya FC (Juara LSI) dan Barito Putra (Juara Divisi Utama). Di sisi lain, Persib, diikutsertakan dalam turnamen ini karena dianggap sebagai salah satu tim besar di Indonesia yang memiliki banyak pendukung. Turnamen bertajuk Celebes Championship 2012 akan memperebutkan Trofi Ketua Umum PSSI, La Nyala Mataliti dan total hadiah Rp 500 juta.
(galamedia)
Baca SelengkapnyaCelebes Championship 2012 Undang Maung Bandung

Made Wirawan Tak Perlu Jalani Tes Medis

Diposkan oleh Viva Bola on 09 September 2012

Tips Pasaran Bursa Taruhan dan Prediksi Bola
Dipanggilnya lima pemain Persib Bandung ke timnas Indonesia dinilai menguntungkan tim. Hal itu berlaku bagi penjaga gawang I Made Wirawan yang akan berseragam Maung Bandung di musim depan.

Pelatih penjaga gawang Persib, Anwar Sanusi, mengatakan tak perlu lagi memberi tes fisik kepada pemain yang musim lalu membela Persiba Balikpapan itu. Menurut Anwar, pemain anyar Persib itu cukup dengan menjalani tes fisik bersama timnas selama mengikuti pemusatan latihan yang digelar di Kota Malang, Jawa Timur.

“Kita tidak akan melakukan tes lagi pada mereka. Disana sudah ada pelatih fisik. Nanti tinggal kita minta data dari timnas saja,” kata Anwar kepada wartawan, Sabtu (8/9).

Lebih lanjut Anwar memastikan jika Made dan empat pemain lainnya tidak akan mengikuti pelatihan yang diprogramkan pelatih kepala Jajang Nurjaman. Keempat pemain yaitu Jajang Sukmara, Firman Utina, M Ridwan dan Supardi.

Sampai sejauh ini Anawar mengaku belum mengetahui perkembangan kondisi fisik I Made secara pasti. Pasalnya dirinya belum pernah bertemu dengan penjaga gawang berusia 31 tahun tersebut.

“Soal kondisinya saya kurang tahu, soalnya kan saya juga belum ketemu sama dia,” ungkap Anwar.

Jika Made belum mendarat di Bandung, lain dengan dua pemain Persiba Balikpapan musim lalu yakni gelandang Asri Akbar dan penyerang Kenji Adachihara yang sudah mengikuti tes medis yang digelar dokter tim Persib. Made sendiri harus memenuhi panggilan timnas sehingga baru bisa bergabung ke Persib pekan depan. (sindo)
Baca SelengkapnyaMade Wirawan Tak Perlu Jalani Tes Medis

Nama Jaya Hartono Masuk Bidikan Persib Bandung

Diposkan oleh Viva Bola on 13 August 2011

LIGA INDONESIA,-  Setelah Daniel Roekito menyatakan akan membesut Persisam Samarinda musim depan, Persib Bandung langsung memasukkan nama Jaya Hartono sebagai kandidat pelatih Maung Bandung musim depan.

Jaya bukan nama baru bagi Persib. Mantan pelatih Persik Kediri itu pernah melatih Eka Ramdani dkk pada Indonesia Super League (ISL) 2009/2010. Prestasi Jaya saat menukangi Persib cukup bagus. Keputusan Jaya meninggalkan Persib kala itu karena tidak tahan dengan campur tangan pengurus Persib.

Kehadiran Jaya dianggap kurang memenuhi selera manajemen yang saat itu masih dipegang Umuh Muchtar. Pada Mei 2010, Jaya memilih keluar daripada harus menghadapi tekanan yang bertubi-tubi kepadanya. Apakah luka masa lalu dalam hati Jaya sudah benar-benar hilang ? Umuh yang saat ini hanya ditunjuk sebagai manajer sepertinya mau melembek.

“Pada dasarnya sudah tidak ada masalah memilih kembali Jaya untuk musim depan,” tutur Umuh, saat dihubungi wartawan.

Menurut Umuh, Jaya masih bisa bersaing dengan nominasi lain. Pasalnya pemilihan pelatih Persib masih melalui tahap penggodokan lewat mekanisme diskusi yang dinamakan tim rekrutmen.

“Jaya masih bisa bersaing dengan pelatih-pelatih hebat lainnya. Tim kecil pun sudah menyetujui,” ujar Umuh.

Derasnya pemberitaan membuat Jaya angkat bicara. Pelatih yang sukses mengantarkan Persik juara Liga Indonesia edisi 2003 itu menjawab dengan diplomatis tawaran manajemen Persib yang terbaru.

“Sebagai pelatih profesional, saya tentu harus bilang siap kalau ada tim yang serius. Pembicaraan masih tahap awal, belum ada keputusan. Bukan hanya Persib, tim lain pun sudah banyak yang mengontak saya,” tandasnya.

Pelatih kelahiran Medan itu sesungguhnya mampu membawa Persib menempati papan atas jika tidak ditekan secara berlebihan. Pada musim 2009/2010, dia dikritik karena dari empat laga yang dilakoni, Maung Bandung hanya meraup satu poin. Kandas di tangan PSPS Pekanbaru 0-3, Persela Lamongan 0-1 dan terakhir Persijap Jepara 1-2. Tapi Persib sukses menahan imbang Persija Jakarta. Akhirnya asisten kala itu Robby Darwis yang mengambil tampuk kepemimpinan.

Selain Jaya, manajemen juga masih berkutat pada nama lokal seperti Herry Kiswanto (Persiraja) dan Daniel. Peluang Daniel cukup tipis karena Persisam Samarinda menginginkan jasanya musim depan. Sementara itu, Rahmad ‘RD’ Darmawan dipastikan tidak akan dilepas PSSI yang menawarkan kontrak hingga dua musim. Hal tersebut sempat ditegaskan Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin saat berkunjung ke Bandung, beberapa hari lalu.

“Mau itu Rahmad, Widodo, Aji dan yang lainnya jangan diganggu lagilah. Kami mengontrak Rahmad dua tahun,” cetus Djohar, yang berusaha mengingatkan agar Persib tidak lagi bisa mendapatkan jasa pelatih yang sukses membawa Persipura dan Sriwijaya FC sebagai kampiun Liga Indonesia itu.

Gayung menyambut RD bersedia melatih tim nasional U-23 yang akan bertarung pada SEA Games 2011. Pernyataan Djohar memang membuat Maung Bandung memutar otak. Sosok siapa lagi yang mampu menakhodai Eka dkk. Media lokal di Bandung hampir pasti Persib bisa mendatangkan Jaya sebagai suksesor Daniel.

Tercatat keduanya pernah menjadi juru taktik Macan Putih, julukan Persik. Tapi akan ada cerita menarik jika ternyata Jaya yang pernah menangani Persib musim 2008/2009 dan 2009/2010 akan ditahbiskan sebagai pelatih kepala. Untuk kedua kalinya, Jaya menjadi “cadangan” RD. Musim 2008/2009, RD diributkan berlabuh ke Bandung. Namun, akhirnya dia memilih teken kontrak dua tahun bersama LSriwijaya FC waktu itu. (sindo)
Baca SelengkapnyaNama Jaya Hartono Masuk Bidikan Persib Bandung

RD Bantah Kabar Resmi ke Persib Bandung

Diposkan oleh Viva Bola on 09 August 2011

LIGA INDONESIA,-  Rahmad Darmawan membantah kabar yang menyebut dirinya sudah resmi menerima tawaran jadi pelatih Persib Bandung musim depan dengan durasi kontrak selama 2 tahun.

Rahmad Darmawan mengaku kaget ketika sejumlah media menghubunginya dan menanyakan kebenaran berita itu. Menurut RD, yang sebenarnya terjadi adalah dirinya mendapatkan tawaran kontrak langsung dari Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin untuk menangani Tim Nasional Indonesia U-23 selama 2 tahun.

“Saya juga kaget, sebab beritanya kok jadi seperti itu. Saya memang ditawari kontrak selama 2 tahun. Tapi, bukan dari pengurus Persib melainkan dari Pak Ketua Umum untuk menangani Timnas U-23. Insya Allah dan mudah-mudahan pekan ini, terkait posisi saya di Timnas sudah bisa dipastikan,” tegas RD yang menangani Persija Jakarta musim lalu ini.

RD memang sedikit dibuat kecewa oleh pemberitaan tersebut. Karena itu, ia berharap ke depannya media melakukan kroscek dengan matang sebelum memberitakannya.

“Saya harap ke depannya rekan-rekan media melakukan proses kroscek sehingga pemberitaanya tidak rancu dan tidak menimbulkan kebingungan,” tandas RD.

Sebelumnya, RD memang kerap dikaitkan bakal segera ditunjuk jadi pelatih kepala Persib musim depan. Namun, aturan tidak mengizinkan RD menangani Timnas dan klub sekaligus.

Manajemen Persib mengakui kesulitan mendapatkan tanda tangan RD yang cenderung bakal lebih fokus menangani Timnas. Karena itu, sejumlah nama sudah mulai dilirik sebagai alternatif jika RD benar-benar gagal didatangkan.

Pelatih Persib saat ini, Daniel Roekito disebut-sebut paling berpeluang untuk kembali memegang kepercayaan sebagai arsitek Maung Bandung. Bahkan, Daniel sempat mengutarakan kesiapannya untuk tetap meneruskan tugasnya jika kembali dipercaya manajemen Maung Bandung.

“Saya tidak memiliki kuasa untuk menentukan, semua itu tentu terserah manajemen. Kalau kembali dipercaya, buat saya akan jadi sebuah kehormatan sekaligus amanat dan tanggung jawab yang besar,” kata Daniel.
(tribun)
Baca SelengkapnyaRD Bantah Kabar Resmi ke Persib Bandung